Berita Jurusan Fisika

Mahasiswa Fisika Melakukan Kuliah Lapangan dari Bandara SIM melalui jalan perbukitan sampai Krung Raya

Oleh : Admin Fisika

Pada hari minggu 13 Agustus 2017 Jurusan Fisika FMIPA Unsyiah melakukan kegiatan kuliah lapangan di beberapa tempat sekaligus yang mengambil tempat dari Bandara SIM melalui jalan perbukitan hingga ke Krung Raya. Kuliah lapangan tersebut melibatkan dosen, praktisi, dan mahasiswa secara bersama-sama untuk melihat aplikasi dari ilmu fisika dalam dunia real.

Tempat yang dikunjungi dimulai dari BMKG blang bintang dimana mahasiswa belajar bagaimana pengukuran cuaca dilakukan dan manfaatnya bagi penelitian, pertanian, dan penerbangan. Mahasiswa merasa senang dengan penjelasan yang disampaikan oleh staf BMKG tentang pengukuran suhu, kecepatan angin, dan curah hujan yang dilakukan setiap harinya. 

Selain itu beberapa orang staf Jurusan Fisika diberikan kesempatan untuk melihat langsung ke menara pengawas SIM (Air Nav) yang mengatur jalur penerbangan keluar masuknya pesawat dibandara tersebut. Pihak Angkasa Pura SIM juga memberikan kesempatan untuk melihat bagaimana proses pemeriksaan X-ray yang selama ini dilakukan untuk mencegah barang berbahaya masuk ke pesawat. Mahasiswa sangat antusias melontarkan pertanyaan terutama bagaimana secara ilmu fisika proses deterksi itu berlasung dan perturan tentang barang-barang yang boleh dibawa dalam pesawat terbang.

Selesai berkunjung ke Bandara SIM mahasiswa melanjutkan kuliah lapangannya ke TPA (Tempat pembungan akhir) Blang Bintang. Pimpinan TPA Blang bintang sangat antusias menjelaskan bagaimana proses pengolahan limbah tersebut terutama pemrosesan endapan airnya supaya tidak mencemari lingkungan disekitarnya. Hal yang sangat menarik adalah bahwa TPA tersebut memiliki luas lahan 206 Hectar dan merupakan TPA terbesar di dunia dari sisi luas lahannya sehingga ada pemikiran untuk mengajukan Guinness book or record. Kendala utama dari pengolaan sampah tersebut adalah minimnya mobil yang mengangkut sampah dari TPS (Tempat Pembuangan Sementara) ke TPA sehingga sering sampah menumpuk dibeberapa tempah sehingga menimbulkan gangungan lingkungan hidup.

Setelah puas melihat sampah tersebut mahasiswa melanjutkan kuliah lapangan ke tempat yang belum banyak diketahui masyarakat Aceh, yaitu keberadaan kebun kurma di Aceh. Mahasiswa benar-benar terheran dengan terdapatnya budidaya kebun kurman yang selama ini dianggap hanya tumbuh di negara timur tengah. Bila usaha ini berhasil dan dapat dikembangkan di wilayah Indonesia lainya maka label Aceh sebagai Serambi Mekah tidak hanya dari pelopor masuknya Islam ke Indonesia namun juga pelopor budidaya kurma di Indonesia. 

Kelelahan kuliah lapangan tersebut hilang seketika ketika mahasiswa berkunjung ke titik rekreasi di bukit  yang dapat melihat keindahan Krung Raya dari atas beserta Pelabuhan Malahayati. Hal tersebut lebih menarik lagi ketika dijelaskan bahwa daerah tersebut berada pada sesar seulimum yang merupakan sesar aktif yang perlu perhatian khusus pemerintah daerah Aceh. 

 
 

LINK WEBSITE

Unsyiah
FMIPA
Dikti

Cari

 
>

SOSIAL

Kontak

Silahkan hubungi Kontak Jurusan Fisika. Kami buka pada setiap hari jam kerja
Alamat : Jalan Syech Abdurrauf No. 3, 23111 Darussalam-Banda Aceh ACEH-INDONESIA

Home

Profil

Penelitian

Pengabdian

Kerjasama